Tips for Answering Common Interview Questions (Part 2)

Melanjutkan artikel saya sebelumnya Tips for Answering Common Interview Questions, ada beberapa contoh pertanyaan lainnya yang ingin saya bahas di artikel ini. Pertanyaan-pertanyaan ini juga umum untuk ditanyakan pada saat interview. Berikut beberapa pertanyaannya.

  1. Kenapa Anda Mau Resign?

Ini adalah salah satu pertanyaan untuk menggali motivasi kalian, apakah kalian memiliki push factor di perusahaan yang sekarang atau kalian memang mencari opportunity yang lebih bagus di luar sana. Sebenarnya tidak ada jawaban benar salah untuk pertanyaan ini, namun kalian perlu untuk tetap memberikan jawaban yang positif. Jangan menjelek-jelekkan perusahaan/pekerjaan/boss kalian, tapi berikan jawaban yang lebih menjelaskan apa yang kalian ingin dapatkan dari opportunity atau pekerjaan yang baru dan selaraskan keinginan kalian tersebut dengan pekerjaan yang kalian sedang lamar.

  1. Kenapa Ada Jeda di Masa Kerjanya?

Pertanyaan ini memang hanya akan ditanyakan ke kandidat yang mempunyai jeda di masa kerjanya, jadi mungkin tidak berlaku ke seluruh kandidat. Salah satu cara terbaik menjawab pertanyaan ini adalah dengan jujur, jangan pernah berbohong. Kalian juga perlu untuk tetap percaya diri dan jangan tunjukan penyesalan akan keputusan kalian yang dulu. Selain itu, kalian juga bisa menambahkan jawaban dengan hal positif yang kalian dapatkan dari kejadian tersebut, baik jika kalian di PHK atau jika kalian resign karena personal/family matters. Jelaskan keterampilan atau hal positif yang kalian dapatkan akibat kejadian tersebut yang mungkin bisa membantu kalian di posisi yang sedang kalian lamar.

  1. Dimana Anda Melihat Diri Anda 5 Tahun ke Depan?

Where do you see yourself in 5 years? Saya sendiri pernah beberapa kali mendapatkan pertanyaan ini selama interview. Kunci untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan fokus ke apa yang kalian bisa berikan ke perusahaan, bukan apa yang ingin kalian dapatkan. Untuk menjawabnya juga, kalian bisa membagi 5 tahun tersebut menjadi 2 atau 3 bagian (2-3 tahun per bagian). Kalian bisa jelaskan apa yang kalian akan lakukan di posisi tersebut dalam 2 tahun pertama dan 2-3 tahun berikutnya. Kalian juga bisa menjelaskan apa saja added value yang bisa kalian berikan selama periode-periode tersebut. Usahakan juga untuk tidak menggunakan atau menyebutkan level atau posisi tertentu dalam jawaban kalian.

  1. Ceritakan Pengalaman Anda….. (Terkait Kepemimpinan, Menghadapi Kolega yang Sulit, Saat Membuat Kesalahan, dll)

Pertanyaan mengenai pengalaman yang sudah lewat ini mungkin bisa berbentuk macam-macam, tapi intinya untuk menggali pengalaman kalian dalam menghadapi suatu situasi tertentu. Hal yang perlu diingat dalam menjawab pertanyaan seperti ini adalah dengan memberikan cerita yang menarik dan terstruktur (namun tidak berbohong ya). Ceritakan tentang situasi awalnya seperti apa, apa masalah yang kalian hadapi, kemudian ceritakan langkah-langkah yang kalian lakukan untuk menghadapi masalah atau situasi tersebut, dan jelaskan hasil dari langkah tersebut. Usahakan pada saat menjelaskan tentang hasil, kalian sertakan detail untuk memperkuat, seperti misalnya efisiensi meningkat berapa % dan potensi menghemat berapa rupiah, atau revenue yang meningkat berapa persen atau berapa rupiah.

  1. Apakah Anda Memiliki Pertanyaan?

Pertanyaan ini biasa diajukan pada sesi akhir interview, dan banyak dari kita yang mungkin tidak sadar bahwa pertanyaan ini bisa menjadi salah satu pertanyaan yang paling penting. Pertanyaan ini bisa digunakan untuk melihat tingkat motivasi dan interest kalian terhadap posisi yang sedang kalian lamar, atau melihat apakah kalian orang yang kritis. Kalian bisa menanyakan hal yang kalian ingin tahu lebih jelas selama proses interview. Kalian juga bisa mencoba menanyakan hal yang menunjukkan bahwa kalian benar-benar tertarik akan posisi dan perusahaan tersebut. Misalkan kalian memakai produk dari perusahaan tersebut, kalian bisa gunakan pertanyaan mengenai market trend dan strategi ke depan misalnya. Hal ini akan membuat kalian terlihat sebagai kandidat yang benar-benar tertarik untuk posisi tersebut.

Terkadang memang pertanyaan tersebut terdengar sederhana dan biasa. Inilah mengapa sebelum interview kita harus bersiap-siap terlebih dahulu. Kalian tentu ingin menjawab semaksimal mungkin pada saat interview agar kesempatan mendapat pekerjaan atau suatu posisi tertentu bisa terwujud. Semoga artikel ini bisa membantu kalian untuk mempersiapkan diri lebih baik sebelum interview ya.

Kalian juga bisa melihat artikel-artikel sebelumnya mengenai interview di website Mandate Executive Search, berikut beberapa diantaranya:

 

 

Mario Rico

Share:

    WE HELP COMPANIES GROW WITH QUALITY EXECUTIVES

    Copyright © 2025 Mandate Executive Search. All Right Reserved